Mengenal Filosofi Gentle Birth, Persalinan Nyaman dan Minim Trauma


Sedang hamil anak pertama? Atau sedang merencanakan adik baru untuk kakak-kakaknya? Sebagai Ibu hamil pastinya ada kekhawatiran di saat menjalani proses kehamilan maupun menjelang persalinan nanti. Ada yang mengalami “morning sickness” ada juga yang lancar – lancar saja tetapi masih clueless.

Pernah dengar tentang filosofi "Gentle Birth"? Iya filosofi, karena sebenarnya yang dikenal dengan Gentle Birth bukan sekedar metode atau sistem, melainkan sebuah pola berpikir mengenai persalinan yang dijalani dengan kesadaran penuh (consciousness), menghantarkan kita pada persalinan lembut, santun dan minim trauma. Filosofi ini mengingatkan kembali bahwa proses kelahiran adalah sebuah proses yang alami dengan mengembalikan kecerdasan alamiah Ibu dalam mengenali insting tubuh dan kemampuannya dalam persalinan.

 


Pustakalana Parents Club (@pustakalanalibrary) bersama dengan Nujuh Bulan Studio (@nujuhbulnstudio) dan Lo.Ka.Si Coffee & Space (@lo.ka.si)  hari Minggu, 15 April 2018 lalu telah sukses menggelar sharing session yang dihadiri oleh 50 orang calon Bapak & Ibu muda yang bersemangat ingin memberdayakan diri demi terciptanya momen persalinan yang tak terlupakan.



Ai Caesarea Utami (@aicaesareautami) selaku Bidan dan juga praktisi Hypnobirthing menjelaskan bahwa prinsip Gentle Birth ialah proses melahirkan dipandang sebagai momen yang harus “dirayakan” dengan penuh rasa hormat, damai, dan sakral oleh semua orang yang terlibat didalamnya. Oleh karena itu peran keluarga terutama Suami sangat penting untuk memberikan dukungan mental dan spiritual.

Untuk mewujudkan persalinan yang aman, nyaman dan minim trauma tentunya membutuhkan berbagai persiapan sejak masa kehamilan sedini mungkin. Mengenali tubuh sendiri menjadi poin awal dimana Ibu hamil dituntut untuk sadar dengan kondisi dan perubahan tubuh, sadar dengan nutrisi dan yang terpenting sadar untuk terus bergerak/ olahraga misalnya Taichi, Jalan Kaki atau Prenatal Yoga.


Irma Syahrifat (@irmasyahrifat) seorang ibu 3 anak dan juga Doula dari Nujuh Bulan Studio menambahkan memiliki Perencaan Persalinan atau biasa disebut Birth Plan merupakan penunjang persalinan yang berfungsi sebagai pemetaan pikiran dan preferensi sebagai bahan diskusi dengan birth provider pilihan Ibu bersalin. Sekali lagi filosofi Gentle Birth mengindahkan kesadaran dan andil penuh calon Ibu dalam setiap tindakan dalam proses persalinan nanti.

 Kata Doula sendiri kini sudah tak begitu asing di telinga Ibu hamil. Pendamping persalinan non- medis ini memiliki peran penting untuk bersinergi dengan suami dan keluarga Ibu bersalin, mendukung semua keputusan Ibu dari sisi mental dan spiritual serta terus mendampingi Ibu dan bayi sejak masa kehamilan, persalinan hingga postpartum.




Pasangan pelaku Gentle Birth, Finna Yudharisman (@finayudharisman) dan Agianda Melzendhy serta buah hati mereka Findyza juga turut berbagi tips menciptakan lingkungan yang kondusif hingga mempraktekan langsung berbagai gerakan pendukung yang bisa dilakukan calon Ayah dan Ibu saat persalinan misalnya Rebozo Shifting dan Shake The Apple Tree guna membantu optimalisasi posisi janin, mengurangi nyeri saat kontraksi hingga menciptakan hormon oksitosin atau “hormon cinta” yang sangat dibutuhkan agar proses persalinan berjalan dengan lancar.


Di akhir sharing session ketiga narasumber mengingatkan para calon Ayah dan Ibu bahwa persalinan gentle harus berlandaskan 3 prinsip yaitu mimpikan, usahakan dan lepaskan. Setelah semua daya dan upaya dilakukan hendaknya calon orang tua bersikap gentle bukan hanya kepada sang calon bayi tetapi juga kepada diri mereka sendiri. Surrender and let go. Lepaskan dan serahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

 






Acara yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam ini didukung oleh berbagai pihak sehingga dapat terlaksana dengan sangat baik. Komite berterima kasih kepada Pink Petals Infinity Nursing Scarf (@pinkpetalsid), Dapur Desy Clean Eating Catering (@dapurdesy), Herbilogy All Natural Wellness Solution (@herbilogy), Kira Almond Homemade Almond Milk (@kira.almond), Bnp Homemade Pastry and Cookies (@bnppastry), Tropical Popsicle Store Handmade Craft (@tropicalpopsiclestore), Mama Bear Co ASI Booster Tea (@mamabearcoid), Botanina Natural Homecare & Bodycare (@botanina_id), Wangsa Jelita Natural Beauty Product (@wangsajelita), Nena Neca Baby & Kidswear (@nena_neca), Mikhadou Babywrap (@mikhadou), Baby Solitaire Co (@babysolitaireco), Manderuna Nursingwear (@manderuna), Casa Elana Nursingwear (@casaelana), Kidaf Premium Milestone Card (@kidaf.id), Happy Mom & Baby Care Homecare & Treatment (@happymomnbabycare), Kekala Birth Photography (@kekala.fotografi), Babbling Market Baby & Kids Goods (@babbling_market) dan The Urban Mama (@the_urbanmama) sebagai Media Partner.


Terima kasih juga Ambu ucapkan untuk Teh Chica selaku founder Pustakalana Library yang telah percaya dan memberikan amanah kepada Ambu untuk menggiatkan kembali Pustakalana Parents Club. Laras, Rai, Miriam dan semua team volunteer Pustakalana yang sangat hebat dalam mengelola event serta memfasilitasi seluruh peserta dengan sigap. I am nothing without you girls.. Hatur nuhun tak terhingga untuk semua peserta sharing session yang hadir semua bahkan menjelang event ada yang cancel pun langsung penuh terisi kembali oleh peserta yang dengan sabar mengantri di deretan waiting list. Juara!! Terima kasih dan sujud hormatku untuk Ibu Ai, bidan Ambu tersayang serta Teh Imu distance Doula ku yang dengan senang hati berbagi dengan teman - teman Bumil & Pamil di Bandung. Semangat terus menyebarkan ilmu Gentle Birth ya.

Terakhir terima kasih untuk Appa suamiku dan Neng Findy putriku tercinta atas semua dukungan dan kepercayaan bahwa Ambu bisa melakukan ini semua. You two are my everything.

Love,

Ambu

Related Posts