Gizi Seimbang MPASI Dari Rumah Bersama Sunkrisps




Masih ingat jelas delapan bulan lalu saat usia Neng Findy memasuki empat bulan. Ambu mulai panik- tapi- kalem, cari tahu apa saja yang harus dipersiapkan menjelang fase MPASI alias Makanan Pendamping ASI sewaktu bayi mulai perlahan menyapih dirinya sendiri dari masa eksklusif selepas 6 bulan hanya minum Air Susu Ibu alias ASI.



Ada yang pernah dengar istilah “Golden Age” alias masa keemasan seorang manusia? Yes, ternyata Golden Age adalah usia anak pada masa-masa awal hidupnya di dunia, yakni antara 0-5 tahun. Usia tersebut berada pada perkembangan terbaik untuk fisik dan otak anak. Meski sudah banyak keterangan tentang golden age, sayangnya masih ada orangtua yang kurang memperhatikan. Lalu apa saja yang harus dilakukan agar golden age pada anak tidak terlewati dengan sia-sia? Yang pertama yang harus diperhatikan adalah soal makanan. Anak di usia ini harus diberikan makanan sehat. Selain makanan ada stimulasi dimana anak diajak untuk bergerak aktif merangsang fungsi motorik, kognitif dan emosinya.



Kembali ke soal makanan, pola dan kualitas makanan yang sehat sangat penting untuk memastikan seorang anak bertumbuh dan berkembang dengan baik. Jika pola dan kualitas ini tidak optimal, maka akan berdampak secara signifikan di masa mendatang. Tak jarang ketika akan memasuki fase MPASI, orangtua merasa cemas, khawatir, dan diliputi banyak pertanyaan semacam; Apakah anak saya akan suka makan? Jenis makanan apa yang baik untuk anak saya? Bagaimana cara penyajian makanan anak saya? dan sebagainya.



Beruntung Ambu dan team #finayudharismancom yaitu Teh Listi dan Ome berkesempatan menginisiasikan sebuah event bertajuk Gizi Seimbang MPASI Dari Rumah Bersama Sunkrisps dimana kami berkolaborasi dengan local product @sunkrisps.id yang sangat concern terhadap permasalahan GTM alias Gerakan Tutup Mulut para bayi yang seringkali membuat Ibunya resah. Hadir dengan solusi #MakanSayurEnak dan juga didukung teknologi terkini, berbagai olahan sayur seperti Kale Chips, Gomashio Kale Flakes dan yang paling terbaru Bebibon, Abon Sayur dan Buah untuk para bayi terbukti jadi jawaban dan andalan para Ibu muda dikala anak- anak mereka sedang “susah makan”.




Menghadirkan Dr. Ratih Ayu Wulandari, IBCLC sebagai Narasumber merupakan kesempatan yang sangat kami tunggu- tunggu. Dokter sekaligus Konselor Laktasi dan juga founder @menjadiibu ini terkenal di antara Ibu muda sebagai dokter yang “sersan” serius tapi santai dam juga sangat logically. Baginya kegiatan makan bayi harus tercipta suasana yang menyenangkan dan juga dengan variasi menu makan yang enak dan beragam.

Kita sebagai Ibu harus melihat proses makan dari kacamata bayi. Bayi juga manusia dengan keinginan dan karakter uniknya masing- masing. Bayi juga punya hal yang disukai dan tidak disukainya. Tugas kita sebagai orangtua adalah menyelami karakter bayi masing- masing dan melebur Bersama bayi. Salah satu metode pemberian MPASI yang tepat ialah dengan cara Responsive Feeding, dimana cara tersebut dapat meningkatkan kemampuan self- feeding anak dan respons terhadap Bahasa verbal Ibu.



Untuk memulai MPASI bisa dengan tahap pengenalan makan. Selama 1-2 minggu pertama bayi sudah makan 3-4 x dengan variasi 4 bintang (karbohidrat, sayur, protein nabati dan protein hewani). Menunya disesuaikan, boleh berbeda setiap hari agar bayi tidak bosan. Selanjutnya setelah masa pengenalan, frekuensi makan boleh ditambah hingga 5x sehari. Terdiri dari 3x makan besar dan 2x camilan. Minuman bisa diberikan air putih, air kelapa, jeruk peras (trust me, babies loved it!)  bahkan jus yang diminum dengan gelas.




Ibu juga harus mengenal karakter anak masing- masing apakah ia termasuk Snake or Bunny ? Alias makan besar tapi jarang atau sering tapi dalam jumlah yang sedikit. Untuk boost berat badan anak juga dr Ratih menyarankan orangtua memberikan makanan dengan kolesterol tinggi yang ternyata baik untuk bayi, misalnya gulai otak sapi atau kerupuk paru. Adapun beberapa masalah dalam pemberian MPASI dibahas Bersama dalam sesi tanya jawab dan dilanjutkan dengan sesi demo masak. Menu hari itu adalah nasi timbel lumat, tempe penyet, dan lele goreng yang ikan lelenya fresh dari Fish Express. Jangan lupa taburkan Bebibon Sunkrisps diatas menu MPASI- mu ya Ibu Ibu! Dijamin lahap hehehe. Oh iya ada dessert Puding Almond dari Kira Almond juga loh. Yummy!!




Alhamdulillah event kelima dari tim #finayudharismancom ini bisa berjalan sukses tentunya dengan support dari seluruh keluarga, rekan sahabat serta para sponsor yang turut mendukung terselenggaranya acara ini. Terima kasih kami ucapkan kepada Lo.ka.si Coffee& Space selaku kolaborator venue, Sunkrisps selaku kolaborator event, drRatih Ayu Wulandari, IBCLC selaku Narasumber acara ini, dan juga Kira Almond, Claris Indonesia, Mothercare Indonesia, Fish Express, HappyFresh dan DapurSenyum Manis yang telah berbaik hati memberikan dukungan baik materi maupun moril serta limpahan gift berupa produk dan juga voucher.




Akhir kata Ambu pribadi dan juga tim memberikan apresiasi kepada 50 pasang Ibu dan bayi yang telah berpartisipasi dalam event ini sebagai peserta sekaligus orangtua yang terus memberdayakan diri, terus mencari ilmu guna perkembangan optimal golden age si buah hati.

Hatur nuhun dan sampai jumpa di event selanjutnya!

Related Posts